• Sunday, 06 October 2024

PBSI Ajukan Evaluasi SOP ke BWF Imbas Meninggalnya Zhang Zhi Jie

PBSI Ajukan Evaluasi SOP ke BWF Imbas Meninggalnya Zhang Zhi Jie
PP PBSI akan menyurati Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait prosedur standar operasi (SOP) pertolongan bagi atlet saat kondisi darurat. (source: ANTARA)

SEAToday.com, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan akan mengajukan evaluasi dengan menyurati Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait prosedur standar operasi (SOP) pertolongan bagi atlet saat kondisi darurat.

Hal ini menyusul kejadian meninggalkan atlet bulu tangkis tunggal putra China, Zhang Zhi Jie saat menjalani laga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024).

Humas dan Media Panpel PP PBSI Broto Happy mengatakan berdasarkan SOP yang berlaku saat ini, bahwa tim media harus menunggu call dari referee (wasit) untuk memberikan pertolongan kepada atlet.

"Memang harus lebih cepat lagi bila terjadi kejadian darurat, mungkin aturan itu bisa dikalahkan lah karena demi semuanya, demi keselamatan atlet dan juga untuk kebaikan bagi seluruh pemain yang bertanding," ujar Broto.

Ia menjelaskan dalam kasus Zhang Zhi Jie ini, tim media dan dokter turnamen baru diizinkan masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama setelah mendapatkan call dari referee.

Saat itu Zhi Jie mengalami kolaps mendadak saat tengah berlaga melawan Kazuma Kawano (Jepang) di pertandingan terakhir penyisihan grup BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 pada Minggu (30/6) malam.

Aturan atau regulasi ini sesuai SOP yang berlaku di setiap turnamen bulu tangkis internasional dari BWF dan Badminton Asia.

Setelah Zhi Jie diberikan pertolongan pertama, dokter turnamen kemudian memutuskan untuk segera melarikan Zhi Jie ke rumah sakit rujukan yaitu RSPAU Dr. S Hardjolukito yang berjarak 4,7 km dari lokasi.

Oleh karena itu, ia mengatakan aturan tertulis dalam SOP yang menyatakan tim medis tidak bisa masuk ke lapangan sebelum ada call dari referee harus dikaji ulang.

"PBSI akan membawa kasus ini ke BWF demi kebaikan dan keselamatan atlet di masa mendatang," ujar Broto.

Zhang Zhi Jie dilaporkan meninggal dunia setelah pingsan di lapangan saat pertandingan BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada Minggu malam (30/6).

Berdasarkan kesimpulan pemeriksaan dan penanganan korban baik di RSPAU dr Hardjolukito maupun di RSUP Dr Sardjito, menunjukkan atlet tersebut mengalami henti jantung mendadak.

Broto selaku perwakilan dari PBSI dan pimpinan Badminton Asia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya calon pemain hebat di masa mendatang, Zhang Zhi Jie.

Share
Trending Topic