• Friday, 18 October 2024

Pesepak Bola Dunia Ikut Sebarkan Pesan All Eyes on Rafah

Pesepak Bola Dunia Ikut Sebarkan Pesan All Eyes on Rafah
Ousmane Dembele salah satu pemain sepak bola dunia yang dukung pesan All Eyes on Rafah (Foto:Instagram @o.dembele7)

SEAToday.com, Rafah – Viral slogan All Eyes on Rafah yang menggema di sosial media juga menarik perhatian pesepak bola dunia. All Eyes on Rafah muncul setelah militer Israel menyerang tempat pengungsian warga Palestina di Rafah, Gaza yang menyebabkan puluhan korban meninggal dunia.

Beberapa pemain sepak bola yang ikut menyebarkan pesan kebaikan tersebut antara lain William Saliba (Arsenal), Nicholas Jackson (Chelsea), Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), Ibrahima Konate (Liverpool), dan Riyad Mahrez (Al Ahli). Para pemain tersebut mengunggah tulisan di sosial media masing-masing.

Selain itu juga ada nama Hakim Ziyech. Pemain Timnas Maroko asal Galatasaray ini terus memberikan dukungan kepada Palestina. Ziyech terlihat mengibarkan bendera Palestina ketika perayaan juara Liga Turki bersama Galatasaray beberapa waktu silam.

Pemain Timnas Indonesia juga ikut menyebarkan All Eyes on Rafah. Mereka adalah Rizky Ridho, Dendy Setyawan, Muhammad Ferrari, dan Ilham Rio Fahmi.Banyaknya para pesepak bola yang memviralkan All Eyes on Rafah membuat banyak netizen lain untuk bergerak membela Palestina.

All Eyes on Rafah atau ‘semua mata tertuju pada Rafah’ adalah seruan agar masyarakat dunia memperhatikan serangan Israel di Rafah, Gaza. Kalimat itu dianggap ampuh untuk merepresentasikan kondisi Rafah saat ini dihantam serangan militer Israel.

Adalah Rick Peeperkorn Direktur Kantor Wilayah Pendudukan Palestina di Organisasi Kesehatan Dunia disebut menjadi orang pertama yang menyebarkan All Eyes on Rafah. Pesan ini sudah ia sebarkan pada bulan Februari lalu.

Momen itu bersamaan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memerintahkan dibuatnya rencana evakuasi ke Rafah sebelm serangan yang direncanakan Israel untuk menghabisi apa yang sudah diklaim Netanyahu sebagai banteng terakhir kelompok militan Hamas yang masih tersisa.

Kecaman serangan Israel di Rafah membuat banyak mata dunia bergejolak. Para pemimpin global menyayangkan sikap Israel. Alhasil beberapa negara di dunia semakin banyak yang mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

 

Share
Trending Topic